JAKARTA – Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat kebocoran data yang cukup tinggi di dunia.
Kondisi ini membuat kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan data pribadi semakin meningkat, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Berdasarkan berbagai laporan, sekitar 67 persen masyarakat merasa khawatir terhadap keamanan data pribadi mereka.
Risiko kebocoran data bisa terjadi kapan saja, bahkan dalam situasi sederhana, seperti saat seseorang membuka pesan, memasukkan PIN, atau melakukan transaksi digital di tempat umum.
Dalam kondisi seperti itu, informasi sensitif seperti PIN, password, OTP, hingga detail transaksi berpotensi terlihat oleh orang lain di sekitar.
Salah satu metode yang sering digunakan pelaku untuk mencuri informasi adalah shoulder surfing, yakni teknik mengintip layar perangkat korban ketika sedang mengakses data pribadi, misalnya saat login mobile banking atau membuka pesan rahasia.
Menjawab tantangan tersebut, Samsung Electronics Indonesia menghadirkan inovasi baru melalui fitur Privacy Display pada perangkat Samsung Galaxy S26 Ultra.
Fitur ini dirancang untuk melindungi privasi visual pengguna saat menggunakan ponsel di ruang publik.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengatakan fitur tersebut merupakan salah satu terobosan teknologi yang dikembangkan tim engineering Samsung untuk meningkatkan keamanan pengguna.
“Privacy Display adalah terobosan revolusioner yang mampu mencegah orang lain mengintip layar tanpa mengganggu kenyamanan pengguna saat menggunakan ponsel. Dengan fitur ini, pengguna bisa merasa lebih aman dan nyaman ketika bertransaksi maupun bekerja di mana saja,” ujarnya.
Teknologi Privasi hingga Tingkat Piksel
Privacy Display merupakan teknologi perlindungan layar yang bekerja hingga tingkat piksel.
Ketika fitur ini diaktifkan, tampilan layar dari sudut samping akan menjadi jauh lebih sulit terlihat oleh orang lain, sementara pengguna tetap dapat melihat konten dengan jelas dari arah depan.
Teknologi ini sangat berguna bagi pengguna yang sering beraktivitas di tempat umum, seperti saat membaca pesan di transportasi publik, membuka email kerja di kafe, hingga melakukan pembayaran digital menggunakan QRIS, e-wallet, atau mobile banking.
Selain itu, fitur ini juga dapat diatur agar aktif hanya pada aplikasi tertentu, seperti aplikasi pesan, email, maupun aplikasi keuangan. Dengan begitu, pengguna dapat memastikan informasi sensitif tetap terlindungi dari pandangan orang di sekitar.
Samsung juga menghadirkan mode Maximum Privacy Protection, yang memperkuat perlindungan dengan menyesuaikan tingkat kecerahan dan kontras pada layar.
Hasilnya, konten pada layar semakin sulit terbaca dari sudut samping tanpa mengurangi kenyamanan pengguna saat melihat dari depan.
Karena terintegrasi langsung pada panel layar, Privacy Display juga dapat bekerja secara lebih presisi melalui fitur Partial Screen Privacy, yang memungkinkan perlindungan hanya pada bagian layar tertentu seperti notifikasi atau area sensitif lainnya.
Harga dan Ketersediaan Galaxy S26 Series
Samsung menghadirkan Galaxy S26 Series dalam beberapa varian, yakni Galaxy S26 Ultra, Galaxy S26+, dan Galaxy S26.
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Black, Cobalt Violet, Sky Blue, dan White, sementara warna eksklusif Pink Gold dan Silver Shadow hanya tersedia melalui situs resmi Samsung.
Berikut daftar harga Galaxy S26 Series di Indonesia:
Galaxy S26 Ultra
- 16GB/1TB: Rp31.999.000
- 12GB/512GB: Rp27.499.000
- 12GB/256GB: Rp24.499.000
Galaxy S26+
- 12GB/512GB: Rp22.499.000
- 12GB/256GB: Rp19.499.000
Galaxy S26
- 12GB/512GB: Rp19.499.000
- 12GB/256GB: Rp16.499.000
Samsung saat ini telah membuka pre-order Galaxy S26 Series bagi konsumen yang ingin menjadi pengguna pertama teknologi Privacy Display.
Informasi lengkap mengenai produk ini dapat diakses melalui situs resmi Samsung Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id. ***










